<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2917">
 <titleInfo>
  <title>Kartosoewirjo :</title>
  <subTitle>mimpi negara Islam</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nugroho Dewanto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Editor</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xi + 145 Halaman ; 16 x 23 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Berasal dari keluarga abangan, Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo menjadi pemimpin pemberontakan Darul Islam. Berbekal pengetahuan agama Islam yang digalinya secara otodidak, Kartosoewirjo memberontak demi cita-cita negara Islam. Toh, pemberontakannya telah ikut mewarnai sejarah pembentukan Republik yang masih berusia muda. Hampir lima puluh tahun setelah kematiannya, pemikiran dan cita-cita mendirikan negara Islam masih bergelora di kalangan sebagian umat Islam negeri ini dan masih terus mengilhami berbagai kelompok di negeri ini yang ingin menegakkan sebuah negara Islambaik dengan jalan damai maupun kekerasan.Pengusung cita-cita negara Islam itu boleh saja terpecah-belah karena alasan ideologi atau kepentingan pribadi pemimpinnya. Ada yang memilih mengembangkan pendidikan, berjuang dengan program advokasi, ada pula yang tetap menghalalkan jalan kekerasan. Kelompok lain diyakini menjadi cikal bakal Jamaah Islamiah. Namun semuanya tetap mengaku penerus cita-cita Kartosoewirjo. Kisah tentang Kartosoewirjo adalah satu cerita tentang &quot;Tokoh Islam di Awal Kemerdekaan&quot;, yang diangkat dari liputan khusus Majalah Berita Mingguan Tempo pada 2003-2010. Serial ini menampilkan wajah Islam Indonesia yang beragam: dari dulu hingga kini selalu ada orang yang mengedepankan jalan moderat dan demokratis, tapi ada pulakarena kekecewaanmenyokong radikalisme dan kekerasan.</note>
 <note type="statement of responsibility">Nugroho Dewanto</note>
 <subject authority="">
  <topic>Kartosoewirjo,</topic>
 </subject>
 <classification>922.99</classification>
 <identifier type="isbn">9789799103086</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN PESANTREN AL-HAMIDIYAH Yayasan Islam Al-Hamidiyah</physicalLocation>
  <shelfLocator>922.99 NUG k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B00042</numerationAndChronology>
    <sublocation>Rak Koleksi Referensi</sublocation>
    <shelfLocator>922.99 NUG k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Kartosoewirjo.png.png</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2917</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-30 13:23:52</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-30 13:23:52</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>