<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3272">
 <titleInfo>
  <title>A Handbook For Imperfection :</title>
  <subTitle>Mengubah Prespektif dan Menerima Ketidaksempuraan</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>D. Tri Utami</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Brilliant</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>152 halaman ; 20 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Mari mengubah perspektif dan menerima ketidaksempurnaan. Sejak kecil banyak dari kita dituntut untuk menjadi sempurna. Kita diminta memiliki mimpi yang tinggi dan dididik untuk berusaha keras mewujudkan mimpi tersebut. Sayangnya, tidak banyak dari kita yang diajari untuk menghadapi kegagalan, menghadapi situasi yang kurang sempurna, atau menghadapi lingkungan yang berbeda. Kita dituntut untuk memaksakan diri menjadi si perfeksionis yang menciptakan standar tinggi untuk diri sendiri. Seorang perfeksionis yang selalu ingin melakukan sesuatu sebaik dan sesempurna mungkin dalam setiap tahap kehidupan. Lalu, tidakkah kamu merasa lelah untuk terus memaksakan diri menjadi sempurna?&#13;
Buku ini akan membantumu untuk merefleksikan kembali tentang cara berpikir, membuat keputusan, hingga menghadapi pandangan orang lain. Diharapkan, buku ini bisa menjadi pengingat untukmu agar terus percaya pada kemampuan diri tanpa harus menjadi angkuh dan merasa lebih mengerti daripada orang lain. Bahkan, di dalam ketidaksempurnaan sekalipun kita masih bisa belajar, setidaknya belajar untuk menerima kekurangan diri sendiri.&#13;
“Care about what other people think you will always be their prisoner.” –Lao Tzu.&#13;
“Imperfection and perfection go so hand in hand, and our dark and our light are so intertwined, that by trying to push the darkness or the so-called negative aspects of our life to the side. We are preventing ourselves from the fullness of life.” –Jeff Bridges.</note>
 <note type="statement of responsibility">D. Tri Utami</note>
 <subject authority="">
  <topic>Imperfection</topic>
 </subject>
 <classification>155.25</classification>
 <identifier type="isbn">9786025861826</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN PESANTREN AL-HAMIDIYAH Yayasan Islam Al-Hamidiyah</physicalLocation>
  <shelfLocator>155.25 TRI a</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B00271</numerationAndChronology>
    <sublocation>Rak Koleksi MA - Mts</sublocation>
    <shelfLocator>155.25 TRI a</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>387.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3272</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-11 08:12:54</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-05-13 14:29:36</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>