<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3392">
 <titleInfo>
  <title>Charlie is Back</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fransisca Intan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>DAR! Mizan</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>168 halaman; ilustrasi; 19,5 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fantasteen adalah kumpulan novel-novel bertema fantasi dan horor yang ditulis oleh remaja berusia antara 13 sampai 18 tahun yang diterbitkan oleh penerbit Mizan. Charlie is Back merupakan salah satu seri Fantasteen. Dalam seri ini, terror kematian dan kejadian horror terus bermunculan. Semua orang yakin bahwa Charlie sudah meninggal. Jesthine sudah berkali-kali mengatakannya. Namun semua itu seolah tak masuk akal ketika sosoknya hadir dan terus menampakkan diri. Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah teror itu nyata? Bagaimana kelanjutan ceritanya?&#13;
Sinopsis buku&#13;
“Mereka yang mati tidak mudah untuk mati dua kali dan mungkin saja kembali.”&#13;
Ucapan Jesthine seperti sebuah mantra yang menyadarkanku, bahwa mengulang kematian itu sulit dan teror yang selama ini aku alami itu nyata. Aku tidak membayangkan sama sekali jika hal itu mungkin terjadi, aku jauh-jauh hari menganggap jika Charlie sudah meninggal, bahkan untuk kedua kalinya. Aku jelas mengingatnya, malam itu, pensil dan kertas yang kami mainkan sudah dihancurkan. Tapi kenapa Charlie kini kembali? Benarkan dia sulit mengalami kematian kedua? Lalu, sampai kapan aku harus bermain bersama Charlie, hantu anak kecil yang sama sekali tidak menggemaskan itu? Aku harus menghentikan permainan ini!</note>
 <note type="statement of responsibility">Fransisca Intan</note>
 <subject authority="">
  <topic>Fiksi Indonesia</topic>
 </subject>
 <classification>813</classification>
 <identifier type="isbn">9786024207304</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN PESANTREN AL-HAMIDIYAH Yayasan Islam Al-Hamidiyah</physicalLocation>
  <shelfLocator>813 FRA c</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B00394</numerationAndChronology>
    <sublocation>Rak Koleksi MA - Mts</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B01304</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pesantren Al-Hamidiyah (800)</sublocation>
    <shelfLocator>813 FRA c c1</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>charlie.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3392</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-20 09:23:24</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-30 10:23:12</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>