Image of Debatin Aja Bestie : Apa Hidup Itu Sesuka Kita?

Text

Debatin Aja Bestie : Apa Hidup Itu Sesuka Kita?



Gue lahir dan besar di Balaraja, Tangerang, bioskop, kafe yang jauh dari mal, kafe yang instagramable atau tempat-tempat nongkrong anak Jaksel yang terlihat keren. Di sini hanya ada tempat angkringan yang menjual nasi kucing, sate-satean, dan minuman seperti wedang jahe.

Di sini perusahaan dan pabrik sama banyaknya dengan pengangguran, karena para pekerja kebanyakan dari luar kecamatan dan kabupaten. Setiap hari truk yang berlalu-lalang, pagi dan sore kemacetan sudah menjadi rutinitas tak terelakkan.

Hari gini, apa aja bisa didebatkan, Bestie. Nggak cuma bubur diaduk atau nggak diaduk, makan pakai tangan atau pakai sendok, lebih dari itu, umur 25 udah punya rumah atau mobil, healing ke Bali atau ke luar negeri, beli kopi di Starbucks atau di lobi hotel. Pusing yeee?!
Nggak semua seberuntung orang-orang yang bisa debatin hal-hal fancy itu, gue lebih sering overthinking sama masa depan gue. Bagaimana gue bisa menjalankan tanggung jawab yang bukan cuma memenuhi kebutuhan diri sendiri tapi juga keluarga, ya hampir mirip kek ‘sandwich generation’.

Di buku ini gue ingin bercerita masalah yang mungkin juga lu alami. Kalau hidup itu mesti diperjuangkan, apa kita masih bisa hidup sesuka kita?


Ketersediaan

71209926808.83 AJI dPerpustakaan SDIT Al-HamidiyahTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
808.83 AJI d
Penerbit Gagas Media : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
156 hlm :vi ;13 x 19 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786234930191
Klasifikasi
808.83 AJI d
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
indonesia
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this